WIN-HT Tidak Bubar, Hanura Tak Mau Jadi Oposisi — Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menegaskan bahwa pasangan bakal capres dan bakal cawapres, Wiranto-Hary Tanoesoedibjo atau Win-HT tetap akan diusung oleh Partai Hanura pada pilpres 2014 nanti. Padahal hasil quick qount sementara dari Cyrus Network dan CSIS, Partai Hanura hanya mendapatkan suara 5,5 persen dan tidak memungkinkan mengusung capres-cawapres sendiri.
“Partai hanura juga belum membubarkan WIN-HT hanya karena persyarakatan konstitusional untuk menyalonkan capres dan cawapres yang harus mendapatkan 20 persen kursi di DPR RI,” tutur Wiranto dalam pidatonya pada Rapimnas di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2014).
Wiranto (kedua kiri) didampingi istrinya, Rugaiya Usman Wiranto (kiri), dan Hary Tanoesoedibjo (kedua kanan) didampingi istrinya, Liliana Tanaja Tanoesoedibjo (kanan), dideklarasikan Partai Hanura sebagai capres dan cawapres, Selasa (2/7/2013) lalu. (JIBI/Solopos/Antara/M Agung Rajasa)
Untuk itu, Partai Hanura akan menjadi leader koalisi parpol peserta Pilpres 2014 dan melakukan pendekatan secara intensif dengan beberapa parpol lain. “Tidak ada satupun parpol yang tidak koalisi nanti, harus ada koalisi-koalisi makanya,” tukas Wiranto.
Wiranto juga memastikan Partai Hanura akan masuk ke dalam sistem pemerintahan setelah pilpres 2014 dan tidak akan menjadi oposisi seperti yang selama ini dilakukan. “Kita akan mencoba membanting stir dan melakukan langkah-langkah untuk masuk ke dalam sistem, kita akan masuk dan mengambil bagian untuk menjadi negara yang maju ke depan,” tutur Wiranto di Jakarta, Selasa.
Untuk itu, Partai Hanura kerap melakukan lobi-lobi politik secara intens dengan semua parpol peserta pemilu dengan cara menyambangi seluruh tokoh-tokoh parpol dan bakal capres. “Untuk itulah, DPP, Ketum dan Pimpinan Partai telah melakukan lobi-lobi politik secara intens. Sambil saya mencari tahu pertimbangan-pertimbangannya dari situlah saya berhasil membuat peta politik nasional,” tukas Wiranto.
Sumber : Solopos.com
- Pengamat kebijakan publik, Gigin Praginanto menilai, PDIP hanya memanfaatkan petani pada masa propaganda politik menjelang pemilu 2024.“Petani cuma dielukan di masa propaganda politik,” ungkapnya…
- Inilah 11 Janji SBY Untuk 5 Tahun Yang Akan Datang - Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Partai Demokrat mengklaim telah berhasil memajukan perekonomian dan…
- Siapakah Orang-orang di Belakang Aburizal Bakrie ? - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical tidak bekerja sendirian dalam membawa Golkar meraih suara maksimal dalam Pemilu…
- Isu Miring Ical Lebih Kompleks Dibanding Prabowo -- Sugeng Sarjadi Syndicate menilai isu miring mengenai Aburizal Bakrie (ARB) lebih kompleks dibandingkan dengan Prabowo Subianto sehingga…
- Inilah Dosa Besar Hary Tanoesoedibjo pada Hanura - Sejumlah petinggi Partai Hanura bersitegang dengan para pendukung Hary Tanoesoedibjo. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Yudhi…
- Jokowi Mulai Jadi Orang Yang Dizalimi ? - Setelah beberapa waktu lalu muncul isu Gubernur DKI Jakarta Jokowi disadap, kali ini muncul isu Jokowi bakal dibunuh atau dibuat cacat jika tetap maju…
- Mengapa Aa Gym Akhirnya Mendukung Prabowo ? - Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahid Bandung KH Abdullah Gymnastiar menyambut gembira duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa…
- Menilik Kelemahan Bakal Cawapres Jokowi -- Sejumlah nama disebut menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi). Mereka adalah Jusuf Kalla (JK), Abraham Samad, dan Ryamizard Ryacudu. Masing-masing…
- Soal Elektabilitas Jokowi Mulai Kambing hitam Jabatan Gubernur DKI - Elektabilitas terus merosot, bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo menyalahkan jabatannya sebagai…
- "Survei bukan hantu yang kemudian kami harus takut, dan survei bukan Tuhan yang harus kita yakini." Itu adalah komentar Ketua Fraksi PKS di DPR, Hidayat Nurwahid, saat menanggapi hasil survey yang…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar