Inilah Makna Nomor Urut Dua Bagi Joko Widodo - Calon Presiden Joko Widodo mengatakan nomor urut dua merupakan simbol keharmonisan dan keseimbangan dalam menjalankan pemerintahan jika terpilih sebagai Presiden RI periode 2014-2019.
Pasangan capres/cawapres Joko Widodo (Jokowi, kiri) dan M. Jusuf Kalla (JK). (ANTARA/Widodo S. Jusuf)
"Sebetulnya nomor berapa pun pada hakekatnya `gak` ada masalah. Diberi nomor dua, itu simbol keseimbangan dan harmoni," kata Jokowi usai penetapan nomor urut peserta Piplres di Gedung KPU Pusat Jakarta, Minggu.
Jokowi mengibaratkan angka dua sebagai bentuk keseimbangan untuk menuju Indonesia yang lebih harmonis.
"Dua adalah simbol keseimbangan, ada capres ada cawapres, ada mata kanan ada mata kiri, ada telinga kanan ada telinga kiri, ada tangan kanan dan ada tangan kiri. Semuanya itu harmoni dalam sebuah keseimbangan menuju Indonesia yang penuh harmoni," katanya.
Gubernur non-aktif DKI Jakarta itu mengaku pasrah dengan pilihan masyarakat Indonesia pada hari pemungutan suara Pilpres pada 9 Juli mendatang.
"Semua kita kembalikan kepada Allah, terserah masyarakat seperti apa. Kami hanya melaksanakan dan menjalankan kalau diberi amanah sama rakyat. Kami kerja sebaik-baiknya dan kerja sekeras-kerasnya," katanya.
Sementara itu, Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tim pemenangannya akan memaksimalkan upaya untuk meraup suara para "swing voters", termasuk pemilih di kalangan akar rumput atau "grass root".
"Semuanya, bapak, ibu dan semua di `grass root` yang masih mengambang itu akan kami maksimalkan," kata mantan wakil presiden itu.
Menurut dia, fokus pembangunan yang akan diterapkan jika pasangan itu terpilih sebagai presiden dan wapres adalah pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Peningkatan pendidikan dan kesehatan masyarakat menjadi yang pertama, baru kemudian pembangunan ekonomi di Tanah Air, tambah Jusuf Kalla.
Kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, mengambil undian nomor urut peserta Pilpres di Gedung KPU Pusat Jakarta, Minggu.
Pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Jokowi-JK memperoleh nomor urut 2.
Selanjutnya akan digelar deklarasi Pilpres berintegritas pada 3 Juni dan pelaksanaan kampanye mulai 4 Juni hingga 5 Juli mendatang.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasang kandidat Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Jokowi-Jusuf Kalla yang didukung oleh lima partai yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI sedangkan Prabowo-Hatta didukung oleh enam partai yaitu Gerindra, PAN, PPP, Golkar, PKS dan PBB. (ar)
Sumber : Antara
Pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Jokowi-JK memperoleh nomor urut 2.
Selanjutnya akan digelar deklarasi Pilpres berintegritas pada 3 Juni dan pelaksanaan kampanye mulai 4 Juni hingga 5 Juli mendatang.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasang kandidat Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Jokowi-Jusuf Kalla yang didukung oleh lima partai yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI sedangkan Prabowo-Hatta didukung oleh enam partai yaitu Gerindra, PAN, PPP, Golkar, PKS dan PBB. (ar)
Sumber : Antara
- Golkar Bidik 2 Juta Suara di Malaysia - Pemilu lalu, di Malaysia Golkar hanya mendapat 150 ribu suara.Setelah resmi melantik pengurus luar negerinya di Malaysia-Brunei, Partai Golkar siap merebut…
- Inilah Beberapa Isyarat Pemimpin Yang Dapat Membangun Harapan Rakyat - Pepatah lama menyebutkan, “busuk ikan diawali dari kepala. Tatkala kepala baik, maka seluruh ikan akan baik. Demikian pula…
- Prabowo Ingin Selalu Dekat Dengan Para kiai dan Ulama - Capres Koalisi Merah Putih Prabowo Subianto mendapat dukungan dari sejumlah kiai dan ulama di Jawa Timur, khususnya Madura. Prabowo…
- Siapa berkoalisi dengan siapa menjadi isu politik paling hangat paska Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014. Terlebih, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei,…
- Inilah Perbedaan Antara Prabowo vs Jokowi - Pemilihan Umum Presiden RI akan di laksanakan pada tanggal 9 Juli nanti. Terdapat dua kandidat Presiden, yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo…
- Partai Korupsi Sapi, Apa Boleh Buat - ‘’Daging Sapi Mahal Ini Biangnya: Partai Korupsi Sapi’’. Demikian bunyi spanduk di tepi jalan. Spanduk yang menunjuk PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ini fotonya…
- Inilah Perbedaan Jokowi dan Prabowo di Media Sosial – Jika Anda mencari nama Joko Widodo di jejaring sosial twitter, Anda hanya akan menemui akun-akun tak terverifikasi bernama Jokowi dan…
- Inilah Wawancara Tabloid DETAK No. 2/I, 21-27 Juli 1998 Dengan Prabowo - Terkait HAM, Prabowo : Demi Allah Saya Tidak Serendah Itu..!! - Kasus HAM pada tahun 1998 yang terus diungkit, dari seorang…
- Presiden dan Wakil Presiden Hanya Bisa Dicalonkan Oleh Partai Politik - Selama satu dekade, antara tahun 2004-2014 ini, memberikan gambaran sangat jelas, bagaimana partai-partai politik, para…
- Capres Demokrat Akan Bertarung Sengit Dengan Jokowi dan Prabowo Subianto ? - Jika di pemilu 2009 silam Demokrat begitu perkasa dengan raihan suara 20,85 persen, kini pemilu 2014 Demokrat hanya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar