Data Lengkap Dana Kampanye Masing - Masing Partai - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam kelompok kerja transparansi dana kampanye menilai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 17 tahun 2013 tentang pedoman pelaporan dana kampanye bagi partai politik akan menjadi bumerang bagi KPU. Masalah ini terlihat pada hari terakhir laporan dana penerimaan dan pengelolaan kampanye partai politik 2 Maret kemarin.
Aktivis dari Transparansi Internasional Indonesia (TII) Ibrahim Fahmi Badoh mengatakan, dalam laporan dana kampanye partai politik dalam dua periode sesuai dengan PKPU masih menunjukkan ketidaksiapan KPU dan pengurus Parpol tidak serius menjalankan peraturan nomor 17 tahun 2013 tersebut.
Aktivis dari Transparansi Internasional Indonesia (TII) Ibrahim Fahmi Badoh mengatakan, dalam laporan dana kampanye partai politik dalam dua periode sesuai dengan PKPU masih menunjukkan ketidaksiapan KPU dan pengurus Parpol tidak serius menjalankan peraturan nomor 17 tahun 2013 tersebut.
"Masih terlihatnya ketidaksiapan partai politik dalam laporan dana kampanye pada 2 Maret dan dari laporan dana periode pertama pada 27 Desember 2013," kata Fahmi di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) Jl Kalibata Timur IV-D No 6 Jakarta Selatan, Selasa (4/3).
Dikatakan Fahmi, padahal laporan dana kampanye menjadi indikator utama bahwa penyelenggara dan peserta Pemilu pelaksanaan Pemilu sudah sangat matang.
"Laporan dana kampanye menjadi penilaian dan indikator publik akan kesiapan partai politik dan calon wakil rakyat dalam melahirkan Pemilu yang lebih berintegritas dan berkualitas," tandasnya.
Seperti diketahui pada Minggu (2/3) lalu 12 partai politik peserta Pemilu telah memberikan laporan tahap dua dana kampanye. Total Rekap Dana Kampanye Parpol sekitar Rp 2 triliun. Berikut rincian laporan dana kampanye Parpol:

1. Partai Nasdem
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 41.186.935.5002. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 97.790.669.354
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 138.977.622.854
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 54.204.938.236,113. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 15.500.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 69.704.938.236
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 32.481.388.425,904. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 50.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 82.481.388.425,90
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 130.842.436.120
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 90.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 220.842.436.120
5. Partai Golkar
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 75.037.763.8616. Partai Gerindra
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 99.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 174.037.763.861
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 184.580.579.0707. Partai Demokrat
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 122.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 306.580.579.070
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 139.091.134.4448. Partai Amanat Nasional (PAN)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 129.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 268.091.134.444
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 86.342.968.5579. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 170.000.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 256.342.968.557
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 45.058.531.23110. Partai Hanura
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 51.712.646.787
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 96.771.178.018
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 136.372.137.92611. Partai Bulan Bintang (PBB)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 104.700.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 241.072.137.926
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 29.107.872.78512. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 18.300.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 47.407.872.785
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 19.682.719.813
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 16.700.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 36.382.719.813
sumber : merdeka.com
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 104.700.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 241.072.137.926
11. Partai Bulan Bintang (PBB)
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 241.072.137.926
11. Partai Bulan Bintang (PBB)
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 29.107.872.78512. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 18.300.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 47.407.872.785
Laporan Sumbangan Periode Pertama : Rp 19.682.719.813
Laporan Sumbangan Periode Kedua : Rp 16.700.000.000
Total Laporan Awal Dana Kampanye : Rp 36.382.719.813
sumber : merdeka.com
- Kejanggalan putusan MK terkait Pemilu serentak - Putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan gugatan Effendi Ghazali terkait Pemilu serentak terus menjadi perdebatan. Banyak yang mengapresiasi…
- Sejak Prabowo bergabung ke dalam pemerintahan Jokowi, sejatinya tidak ada lagi mekanisme check and balances yang bersifat formal dan memadai dalam penyelenggaraan negara kita. Semua telah menjadi…
- Setelah Tarik Ulur, Akhirnya PPP Resmi Dukung Prabowo Subianto - Rapat Pimpinan Nasional II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pemilu…
- Kampanye Online Semakin Marak - Memasuki masa tenang pemilihan presiden, materi-materi kampanye masih marak di ruang publik. Selain sisa-sisa spanduk dan poster yang belum bersih seluruhnya, Badan…
- Fenomena Swing Voters alias Pemilih yang Belum Menentukan Pilihan - Swing Voters Mengarah ke Prabowo-Hatta - Fenomena swing voters alias pemilih yang belum menentukan pilihannya terus diincar…
- Siapa berkoalisi dengan siapa menjadi isu politik paling hangat paska Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014. Terlebih, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei,…
- Misteri Nomor Urut 13 Partai Pada Pemilu 2014 - Ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan partai politik peserta Pemilu 2014 dan nomor urutnya setahun lalu (14 Januari 2013), para elite …
- WIN-HT Tidak Bubar, Hanura Tak Mau Jadi Oposisi — Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menegaskan bahwa pasangan bakal capres dan bakal cawapres, Wiranto-Hary Tanoesoedibjo atau Win-HT tetap akan…
- Data Lengkap Dana Kampanye Masing - Masing Partai - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam kelompok kerja transparansi dana kampanye menilai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No…
- Sikap Aneh Koalisi Merah Putih - Betapa memprihatinkan cara kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menyikapi hasil sementara pemilihan presiden 2014. Mereka tak segera menyadari kekalahannya.…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar