Bambang Soesatyo Siap Ditembak Mati ?

Politisi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengaku dirinya terzalimi, dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi Simulator SIM yang kini sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bambang mengaku siap ditembak mati jika melakukan korupsi.

"Tudingan itu penzaliman luar biasa. Saya lebih senang di hukum mati dan disebut pembunuh ketimbang koruptor walaupun hanya dihukum 1 hari," tegas Bambang, Senin (4/3/2013), seperti dikutip Tribunnews.

Bambang menyesalkan pemberitaan yang seolah-olah dirinya dan sejumlah anggota Komisi III lainya seperti Aziz Syamsudin dan Herman Herry dikesankan mendapat sesuatu, masing-masing lebih dari Rp1 miliar sebagai imbalan mengurus anggaran pengadaan driving simulator SIM Korlantas Polri. Sebelumnya, didahului dengan beberapa kali pertemuan dengan disejumlah tempat bersama anggota komisi III lainnya Benny K Harman.

http://www.suara-islam.com/images/berita/22_20130304_140806.jpg

"Saya tegaskan. Berita tersebut tidak benar. Saya pribadi siap. Jangankan dipenjara. Ditembak matipun akan saya hadapi jika saya melakukan hal yang tidak terpuji itu. Dan saya tidak akan pernah bungkam menyuarakan kebenaran," Bambang Soesatyo menegaskan.
"Kami juga menyayangkan penulisan tersebut hanya berdasarkan keterangan saksi yang masih dalam pemeriksaan dan masih memerlukan pembuktian di pengadilan. Ini jelas pembunuhan karakter yang sangat luar biasa," keluh Bambang.

Dalam pemeriksaan dan klarifikasi di hadapan penyidik KPK, Bambang menegaskan, dirinya sudah mengatakan di bawah sumpah, tidak kenal dengan saksi. Begitu juga saat dikonfrontir.

Terkait dengan konstruksi hukum yang hendak dibangun dalam hal peran. Sebenarnya, kata Bambang lagi, dapat dikonfirmasi dengan seluruh dokumen atau notulen pembahasan dalam rapat-rapat anggaran baik di tingkat Komisi III maupun di Badan Anggaran DPR.

Semua tercatat dan terdokumentasi dengan baik sebagai lembaran negara. Dapat diteliti disana. Sama sekali tidak ada pembahasan secara spesifik soal pengadaan driving simulator SIM karena pengadaannya bersumber dari PNBP.

"Dan jika mengacu pada pasal 5 PP no. 73 tahun 1999, dikatakan "Instansi yang bersangkutan dapat menggunakan dana PNBP sebagaimana dimaksud pasal 4 setelah memperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan," urainya.

Dalam hal tender pengadaannya pun, katanya lagi, sepenuhnya merupakan kewenangan Polri dalam hal ini Korlantas.

"Sesuai dengan ketentuan dan peranturan yang ada. Seperti UU no. 20/1997 tentang PNBP, PP no. 22/1997 tentang jenis dan penyetoran PNBP, PP no. 50/2010 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku di Kepolisian Negara RI dan Peraturan Dirjen Perbendaharaan No. Per-06/PB/2009 tentang Mekanisme Pelaksanaan APBN di lingkungan Kepolisian Negara RI," pungkas anggota Presidium KAHMI itu.
suara-islam.com
Dalam hal tender pengadaannya pun, katanya lagi, sepenuhnya merupakan kewenangan Polri dalam hal ini Korlantas.

"Sesuai dengan ketentuan dan peranturan yang ada. Seperti UU no. 20/1997 tentang PNBP, PP no. 22/1997 tentang jenis dan penyetoran PNBP, PP no. 50/2010 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku di Kepolisian Negara RI dan Peraturan Dirjen Perbendaharaan No. Per-06/PB/2009 tentang Mekanisme Pelaksanaan APBN di lingkungan Kepolisian Negara RI," pungkas anggota Presidium KAHMI itu.
suara-islam.com
  • Sikap Aneh Koalisi Merah Putih
    Sikap Aneh Koalisi Merah Putih - Betapa memprihatinkan cara kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menyikapi hasil sementara pemilihan presiden 2014. Mereka tak segera menyadari kekalahannya.…
  • Terkesimakah Semua Orang Atas Pencitraan Jokowi?
    Terkesimakah Semua Orang Atas Pencitraan Jokowi? - Menurut hasil survei embaga Survei Nasional (LSN), 71,2 persen warga DKI Jakarta mengaku kurang setuju jika Jokowi masju Capres pada Pemilu…
  • Bagaimana Juga Golput Telah Menentukan Pilihannya: Yakni Tidak Memilih!
    Bagaimana Juga Golput Telah Menentukan Pilihannya: Yakni Tidak Memilih! - Pesta demokrasi 2014 sudah di depan mata. Seperti lazimnya, pertanyaan yang kerap muncul, partai apa yang bakal…
  • Anies Baswedan Diangkat Menjadi Anggota Board Universitas Oxford
    Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diangkat menjadi anggota board Universitas Oxford. Pada 2023, Universitas Oxford mendirikan Institute for ASEAN Studies sebagai bagian dari Oxford School of…
  • Kader Pengkhianat Larang Pasang Foto Bung Karno
    Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, secara tegas meminta kepada kader partai yang pindah ke partai lain demi mengejar jabatan untuk tidak memasang foto Soekarno dan Ketua Umum Megawati…
  • Inilah Misteri Dibalik Kemenagan PDIP pada Pileg 2014
    Inilah Misteri Dibalik Kemenagan PDIP pada Pileg 2014 - Ini dia modus kecurangan PDIP, yang pertama diduga sebelum pemilu kertas suara dicoblosin, kedua saat pemilu diadakan coblos massal, modus…
  • Inilah Total Harta Kekayaan Calon Presiden Prabowo dan Jokowi Sesuai Hasil Varifikasi KPK
    Inilah Total Harta Kekayaan Calon Presiden Prabowo dan Jokowi Sesuai Hasil Varifikasi KPK - Berdasarkan data yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Calon Presiden Prabowo Subianto…
  • Politik Dalam Jawaban Seorang Anak
    Apakah Itu Politik ?Seorang anak kecil bertanya pada ayahnya:"Ayah, dapatkah kau jelaskan apakah politik itu?" Ayah berkata, "Nak, aku akan menjelaskan seperti ini:Aku adalah pencari nafkah bagi…
  • Ukuran Dalam Memilih Wakil Rakyat
    Ukuran Dalam Memilih Wakil Rakyat - Tokoh yang memiliki paras tampan dan berkharisma menjadi daya tarik ketika pemilu digelar. Boleh jadi ada yang berpendapat bahwa di balik wajah rupawan…
  • Inilah Beberapa Isyarat Pemimpin Yang Dapat Membangun Harapan Rakyat
    Inilah Beberapa Isyarat Pemimpin Yang Dapat Membangun Harapan Rakyat - Pepatah lama menyebutkan, “busuk ikan diawali dari kepala. Tatkala kepala baik, maka seluruh ikan akan baik. Demikian pula…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar